Berkesempatan menjadi opening performance dalam Mother and Baby Fair Makassar 2019, siswa Sekolah Alam Bosowa memukau pengunjung Trans Studio Mall dengan penampilan perkusi menggunakan barang bekas, Jumat, 23 Agustus 2019.

Grup musik perkusi yang terdiri dari 10 siswa SD Sekolah Alam Bosowa ini memanfaatkan barang bekas seperti botol kaca, ember bekas, sendok, dan stik dari kayu, yang kemudian diubah menjadi alat musik.

Akhdan Yasin Athaya mengungkapkan bahwa marakas yang ia gunakan dibuat sendiri menggunakan botol bekas yang diisi dengan butiran jagung kering untuk bisa menciptakan alunan nada yang merdu.

“Semua benda dapat menghasilkan bunyi, maka kami manfaatkan barang bekas yang ada disekitar yang juga menjadi pembelajaran bagi siswa bahwa barang bekas jika dimanfaatkan dengan benar dapat memiliki nilai dan fungsi yang lain” Jelas Afrianto, guru musik Sekolah Alam Bosowa.

Afrianto menambahkan bahwa penampilan ini mereka persiapkan selama dua pekan yang mana siswa juga turut andil, mulai dari pembuatan, penyesuaian nada dengan alat musik, hingga latihan untuk menyamakan tempo dan nada.

“Bosowa School Percussion ini sudah tampil di berbagai kegiatan, untuk MB Fair ini pertama kalinya kami mengisi sesi kids performance” ungkap Afrianto.

Semangat anak-anak dalam bermain musik meramaikan suasana pembukaan workshop dan pameran produk ibu dan bayi yang diadakan oleh Majalah Mother and Baby dan Bukalapak.

Bagikan

Komentar

Komentar

Tinggalkan Komentar anda