Bosowa School sebagai sekolah bertaraf internasional kembali mengadakan Immersion Program 2019. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh seluruh unit Sekolah Bosowa yaitu, Bosowa School Makassar, Sekolah Bosowa Bina Insani, dan Bosowa Al-Azhar Cilegon. Peserta terdiri dari 24 siswa Bosowa School, tingkat SMP sebanyak 11 siswa dan tingkat SMA sebanyak 13 siswa belajar di luar negeri selama dua pekan, 17 Maret hingga 31 Maret 2019.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang memberangkatkan siswa SMP dan SMA secara bersamaan ke satu destinasi negara, pada tahun ini Bosowa School mempersiapkan wisata edukasi ke dua negara berbeda, yaitu siswa SMP akan mengeksplor Jepang yang terkenal akan budaya dan kemajuan teknologinya. Sedangkan siswa SMA akan belajar di Australia sebagai salah satu tujuan negara favorit untuk melanjutkan studi di luar negeri.

Penanggung jawab Immersion Program, Hendrik Possumah, menjelaskan bahwa sesuai dengan slogan Program Immersion tahun ini yaitu “Not all classrooms have four walls”, belajar di luar negeri akan memberikan berbagai pengalaman global bagi siswa yang tidak akan mereka dapatkan dalam ruang lingkup kelas, sehingga siswa akan melihat dunia dari berbagai sudut pandang berbeda.

Bosowa School mempersiapkan program ini secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan siswa dari berbagai aspek edukasi dan sosial. Selama berada di luar negeri kemampuan bahasa asing akan meningkat lebih optimal, karena pada tahap ini siswa akan terbiasa dengan melihat dan mendengar konteks bahasa melalui penutur asli. Pengaruh sosialisasi dengan lingkungan baru juga akan menambah jaringan dalam skala global.

Selain itu, program Immersion ini juga sebagai tantangan untuk melatih kemandirian, beradaptasi dan memahami budaya masyarakat setempat seperti kebiasaan dan gaya hidup. Melalui sistem pendidikan yang berbeda antara kedua negara dapat menjadi perbandingan sekaligus pelajaran yang dapat diadaptasi siswa.      

“Saya sangat mendukung Program Immersion yang dilakukan Bosowa School karena melalui kegiatan ini dapat menjadi pengalaman dan bekal pengetahuan bagi anak-anak kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi” ungkap Muh. Ramli, salah satu orangtua siswa yang turut mengantar keberangkatan siswa.

 

Bagikan

Komentar

Komentar

Tinggalkan Komentar anda